5.Reklamasi Lahan Bekas Tambang Untuk Menunjang Kegiatan Peternakan : Permasalahan Dan Solusi

5. REKLAMASI LAHAN BEKAS TAMBANG UNTUK MENUNJANG KEGIATAN PETERNAKAN : PERMASALAHAN DAN SOLUSI

Panca Dewi Manu Hara Karti

Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor

ABSTRAK

Dampak Operasi Pertambangan adalah Menghilangkan beberapa bagian dari vegetasi, Menghancurkan sebagian dari ekosistem asli, Meningkatkan laju erosi dan run-off, Mengurangi keanekaragaman hayati dari spesies asli, Kerusakan habitat dan satwa liar, Degradasi daerah aliran sungai dan Tidak menguntungkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Untuk itu perlu dilakukan reklamasi lahan pada lahan paska pertambangan dan kemudian diikuti dengan revegetasi.T ahapan penambangan dan reklamasi adalah : pembukaan lahan, penanganan tanah pucuk, pengupasan lapisan batuan penutup, penggalian ore, Pengisian kembali lubang bekas tambang & Penebaran Tanah Pucuk, Penghijauan kembali lahan bekas tambang.

Hambatan dalam revegetasi lahan pasca tambang aadalah 1. Sifat-sifat Fisik Tanah (Tekstur tanah (distribusi ukuran butir), Porositas (aerasi), Kedalaman ke hard-pand atau lapisan tahan, Pemadatan tanah (wtwerlog, akar inhibisi), Kadar air tanah, suhu permukaan). 2. Biologi Tanah (Tutupan vegetasi dan kandungan karbon, Populasi dan aktivitas mikroba). 3. Kimia Tanah (Tanah miskin nutrisi, Reaksi tanah (pH), Rendahnya kapasitas tukar kation (CEC), Toksisitas mineral.

Masalah yang dihadapi untuk menunjang kegiatan peternakan adalah :  1. reklamasi lahan untuk mendukung pertumbuhan tanaman pakan. 2. Logam berat pasca penambangan yang dapat mempengaruhi keamanan pangan produk peternakan. 3. PAD (pendapatan asli daerah) dari pertambangan dapat mencapai 70 %, perlu direncanakan program penutupan tambang untuk dapat meningkatkkan PAD diluar Sektor pertambangan.

Solusi dari permasalahan yang ada yaitu : 1. melakukan reklamasi lahan sehingga tanaman makanan ternak dapat tumbuh, dan revegetasi lahan menggunakan rumput dan legum yang dapat dimanfaatkan oleh ternak. 2.  Melalui teknik reklamasi lahan dapat mengikat logam berat sehingga tanaman pakan tetap tumbuh dan tidak diserap oleh tanaman pakan yang merupakan bahan makanan ternak sehingga keamanan pangan produk peternakan di wilayah pertambangan menjadi aman. 3. Peningkatan PAD diluar sektor pertambangan yaitu melalui sektor peternakan melalui agribisnis peternakan di masyarakat.  Pihak pertambangan dalam program CSR membuat program  pembibitan dan inkubator usaha peternakan di wilayah pertambangan agar agribisnis peternakan dapat berkelanjutan di masyarakat.  Pada saat penutupan tambang masyarakat sekitar tambang sudah dapat mandiri, sehingga melalui program agribisnis peternakan dapat meningkatan PAD.

Program pembibitan dan inkubator bertujuan mengembangkan kawasan peternakan dan pemberdayaan masyarakat dengan basis komoditi ternak dalam upaya meningkatkam perekonomian wilayah sekitar lokasi pertambangan. Output yang dihasilkan adalah  Terbentuknya kawasan bisnis dan peningkatan ekonomi masyarakat melalui usaha peternakan dalam sistem terpadu, yang didukung dengan teknologi, sarana, infrastruktur, fasilitas, dan kelembagaan yang memadai. Outcomes yang diharapkan peningkatan potensi dan pemanfaatan sumberdaya peternakan di kawasan sekitar tambang dalam kegiatan budidaya ternak; peningkatan efektivitas kelembagaan masyarakat dalam menunjang bisnis peternakan; peningkatan pendapatan masyarakat khususnya  dan perluasan kesempatan kerja; peningkatan motivasi masyarakat dalam pengembangan usaha kecil dan menengah.

Kesimpulan yang diperolah : 1. Lahan Pasca tambang di reklamasi agar tanaman pakan dapat tumbuh baik. 2. Melaui CSR direncanakan program Pembibitan dan Inkubator Peternakan 3. Peningkatan PAD diluar sektor tambang  4.Pemberdayaan Masyarakat melalui Agribisnis peternakan di masyarakat 5. Keamanan pangan produk ternak dari logam berat.

Comments are closed.