6.Lesson Learned Reklamasi Lahan Bekas Tambang Untuk Menunjang Kegiatan Perikanan : Permasalahan Dan Solusi

6. LESSON LEARNED REKLAMASI LAHAN BEKAS TAMBANG UNTUK MENUNJANG KEGIATAN PERIKANAN:

PERMASALAHAN DAN SOLUSI

Sulistiono1, Ario Damar1, M. Zahid1, Sigid Hariyadi1, Nur Bambang PU2

1Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan FPIK IPB

2Departemen Budidaya Perairan FPIK IPB

ABSTRAK

Indonesia memiliki potnsi sumberdaya pertambangan yang sangat besar.  Jika potensi tersebut dapat dikelola dengan baik, akan mendatangkan sumber devisa dan pendapatan yang cukup besar bagi kemakmuran masyarakat Indonesia.  Namun demikian berbagai kegiatan tambang tersebut senantiasa memberikan berbagai dampak bagi alam dan masyarakat.  Paper ini bertujuan untuk menyampaikan beberapa permasalahan dan alternatif solusinya.  Berbagai permasalahan yang timbul pada perairan/kolam bekas tambang antara lain:  kondisi perairan yang kurang subur, kadar logam berat yang cukup tinggi, bentuk fisik yang tidak beraturan, kondisi fisik tanpa pemasukan (inlet) dan pengeluran (outlet), pH rendah, kandungan phyrit ckup tinggi, kadar oksigen perairan rendah, kandungan sulfide tinggi, pola pengelolan dan system kelembagaan tidak jelas.  Berkaitan dengan hal tersebut,  beberapa solusi yang disampaikan antara lain; peningkatan pH perairan melalui pemberian kapur, penyerapan logam berat melalui penanaman tumbuhan air, penyuburan perairan melalui pemberian pupuk organic, peningkatan kandungan oksigen melalui penggunaan kincir dan pembentukan kelembagaan yang berbasis pada masyarakat.  Untk pengembangan kegiatan perikanan, beberpa jenis ikan direkomendasikan untuk dapat dipelihara, antara lain: Ikan gabus (Channa striata), Ikan betok (Anabas testudineus), Ikan nila (Oreochromis niloticus), Ikan lele (Clarias gariepinus), Ikan patin (Pangasius sp.), Ikan mas (Cyprinus carpio).

Comments are closed.